Selasa, 23 Desember 2014

logo Trans Zhen

Logo Trans Zhen terinspirasi dengan logo Sony Ericson. Awal mula latihan membuat desain program corel draw dengan bahan yang dipelajari yaitu cara membuat logo sony ericson. Tutorial sudah dibaca, namun dalam prakteknya membutuhkan seni. TAPI  pada akhirnya hasilnya berantakan karena kurangnya ketekunan. Dari praktek tersebut saya mendapat beberapa resep dalam membuat logo. saya mulai dari membuat logo untuk usaha sendiri yang bernama Trans Zhen dengan logo seperti di atas................

Senin, 01 Desember 2014

budidaya ikan lele dan patin-tugas SMP



TUGAS PRAKARYA
TAHAPAN PEMBUATAN KOLAM
BUDIDAYA  IKAN
 



A.    JENIS WADAH BUDIDAYA
Jenis wadah budidaya ikan yang dibuat adalah plastic bak dengan bahan pembuatannya terbuat dari plastic/terpal. Jenis wadah plastic /terpal dipilih karena sesuai dengan luas lahan untuk dibuat wadah budidaya. Wadah budidaya yang kita buat terbuat dari bahan luar wadah adalah karung beras yang 50 kg, yang sudah siap dijahit/disatukan untuk menutupi wadah budidaya, lalu bagian wadah dibuatkan sebuah plastic yang besar lalu dipasangkan menjadi satu dengan karung beras. Tujuan plastic ini adalah untuk menahan air agar tetap di dalam wadah dan untuk mencegah kebocoran wadah budidaya ikan. Untuk bagian penegak plasitk agar mudah dibentuk ke berbagai bentuk dibuatlah pematang. Pematang  yang kita buat terbuat dari bahan bambu. Bambu itu diberesihkan dengan golok  lalu dipotong untuk bagian sisi ke samping 4 m dan bagian tegak ke atas 2,5 m untuk sisi ke samping sebanyak 6 buah dan bagian tegak  ke atas 4 buah. Setelah itu disusun dan dipaku.


B.     DESAIN DAN KONSTRUKSI
Desain dan Konstruksi bak terpal/plastic. Desain bak terpal/plastic yang kita buat berbentuk persegi panjang yang panjangnya 4,5 m dan lebar 2,5 m.
Konstruksi bak terpal/plastic yang kita buat memiliki pematang kolam, dasar kolam, dan pintu air.

Desain dan konstruksi bak terpal/plastic disesuaikan dengan beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu:
1.      Jenis ikan konsumsi yang akan dibudidayakan yaitu lele dan patin.
2.      Tahapan budidaya pembenihan atau pembesaran.
3.      Keseimbangan antara volume air dan penyangga bak harus kuat.
4.      Dasar peletakan untuk terpal/plastic harus rata agar tidak mudah bocor.
5.      Ukuran bak disesuaikan dengan ketersediaan lahan.




C.     PEMBUATAN WADAH BUDIDAYA

1.      Perencanaan
a.       Lokasi untuk kolam yang kita buat berada di belakang halaman sekolah / GOR.
b.      Jenis wadah ikan komsumsinya yaitu bak terpal / plastitk.
c.       Desain kolam berbentuk persegi panjang dengan panjang 4,5 m dan lebar 2,5 m serta konstruksi.


2.      Bahan
a.       Terpal
b.      Kotoran kambing
c.       Bamboo
d.      Bamboo utuh
e.       Pipa / paralon
f.       Kawat
g.      Paku
h.      Karung beras
i.        Merang


3.      Alat
a.       Palu
b.      Palu besar
c.       Gergaji
d.      Golok
e.       Skop
f.       Cangkul
g.      Tang



4.      Tahapan Pembuatan
a.       Bamboo utuh yang telah kita siapkan dipotong lalu dibersihkan dari sisa bamboo yang tersayat dengan menggunakan golok.
b.      Potong bamboo yang sudah dibersihkan dengan gergaji dengan ukuran sisi ke samping 4 m sebanyak 6 buah dan bagian tegak ke atas sebanyak 4 buah.
c.       Setelah semua dipotong, disatukan dengan disusun / dianyam lalu dipaku menggunakan palu.
d.      Ratakan dasar tanah dengan cangkul dan sekop, buang benda yang tajam.
e.       Tancapkan bamboo yang masih utuh dengana tegak lurus untuk menahan tekanan air menggunakan bamboo utuh.
f.       Pasang dinding pada tiang pancang dengan paku menggunakan palu.
g.      Lapisi tanah dengan sekam/merang, kemudian ratakan sekam.
h.      Pasang karung beras yang sudah dijahit pada tiap ujung-ujung pematang dan sisi-sisinya lalu ratakan dan ikat dengan kawat.
i.        Lapisan ke dua karung yaitu terpal / plastic dipasangkan dan disatukan dengan dijahit menggunakan tali.
j.        Lubangi sudut terpal dan pasang pipa paralon untuk pembuangan air, agar tidak bocor, terpal diikat kencang dengan karet ban motor.
k.      Pasang saringan pada pipa pembuangan, kemudian tutup dengan pipa.
l.        Setelah itu, sebelum kolam digunakan kolam harus dilakukan pengisian air sampai batas yang diinginkan dan di dalam air ditebar kotoran kambing sampai rata lalu dibiarkan 4-7 hari untuk menumbuhkan pakan alami dengan sempurna.


D.    JENIS IKAN KONSTRUKSI
Jenis ikan yang kita pilih adalah ikan lele dan ikan patin
1.      Ikan lele
Lel mempunyai bentuk yang memanjang berkulit licin dengan kepala pipih, mulutnya berada di wung terminal dengan empat pasang sungut, sirip ekor dan perut membundar. Lele mempunyai senjata yang sangat ampuh dan berbisa berupa sepasang patil yang berada di sebelah depan sirip dada. Selain sebagai senjata, patil juga dipergunakan untuk melompat dari kolam atau berjalan di atas tanah (walking cat fish)
Lele dapat hidup di semua perairan air tawar, di sungai yang airnya tidak terlalu deras seperti danau, waduk, rawa, serta genangan kecil. Lele mempunyai alat pernafasan tambahan yang disebut labirin, terletak di bagian depan rongga insang yang memungkinkan mengambil oksigen langsung dari udara sehingga tahan hidup diperairan yang airnya mengandung sedikit oksigen.
Pakan ikan lele berupa pakan alami dan pakan tambahan. Pakan alami seperti cacing, kutu0kutu air, jentik-jentik (larva) dan siput kecil. Lele termasuk jenis karnivora. Pakan tambahan yang baik adalah yang banyak baik di dataran rendah sampai daerah perbukitan yang tidak terlalu tinggi. Pertumbuhan lele agak lambat apabila suhu tempat hidupnya terlalu dingin. Lele dipanen pada umur 3 – 4 bulan dengan berat 300 gram/ekor.


2.      Ikan patin
Patin (Pangasius. Sp) termasuk kelompok ikan catfish. Warna tubuh ikan paptin bagian  punggung keabu-abuan / kebiru-biruan dan bagian perut putih keperak-perakan. Ukuran kepala relative kecil dengan mulut terletak diujung agak ke bawah. Pada mulut patin terdapat dua pasang sungut (kumis) pendek yang berfungsi sebagai peraba.
Patin adalah ikan omnivore dan cenderung menjadi karnivora. Di alam, ikan patin makan ikan-ikan kecil, cacing, serangga, biji-bijian, tumbuh-tumbuhan, rumput-rumputan dan udang kecil. Dalam pemeliharaan patin dapat diberi pakan buatan berupa pellet.